Raja Ampat dan Buku

on Kamis, 29 September 2016

dok: pribadi
Di pedalaman Papua Baratlah saya merasa ditampar. Bagaimana anak-anak berebutan buku bacaan, sabar mengantre buku. Bahkan anak-anak yang belum bisa baca, sok-sok an bisa baca dengan ikut-ikutan berebut buku, jika berhasil mendapatkan buku si rambut keriting akan tersenyum puas.

“Ini sa punya buku!” teriaknya

Profil Terkece di Buku Api Tauhid

on Sabtu, 25 April 2015
Badiuzzaman Said Nursi
Pemuda yang tergila pada ilmu. Berpuluh kitab mampu dipelajarinya dalam 3 bulan di usia 15 tahun. Sedangkan ulama lain butuh menghabiskan waktu 25 tahun untuk khatam beberapa kitab. Beliau kutu buku? Ah saya rasa, lebih tepatnya predator buku. Keajaiban zaman adalah dirinya.
Merantau adalah kunci pintu ilmunya.

Secangkir Kopi untuk Relawan

on Rabu, 01 Januari 2014
Judul               : Secangkir Kopi untuk Relawan
Penulis             : Mohamad al-Azhar
Penerbit           :Prou-Media
Cetakan           : Desember 2010 (cetakan 1)
Tebal               : 270 halaman
ISBN               : 602-8941-04-2

Relawan adalah sosok mulia yang berusaha membahagiakan orang yang dirundung masalah terlebih musibah. Datang dengan segenggam keindahan, baik tenaga, pemikiran hingga profesi. Buku Secangkir Kopi untuk Relawan ini memiliki tokoh Wahid Nugroho seorang ketuam BEM FISIPOL UGM yang memiliki hobi naik gunung, menulis dan aktif di suatu LSM, jiwa volunteer  begitu kuat tergambar darinya.